Sebagai seorang atasan atau bos yang memiliki karyawan dengan jumlah yang tidak sedikit, atau setidaknya memiliki karyawan. Salah satu hal yang paling membuat seorang bos atau atasan kesal adalah karena karyawan tersebut melakukan kesalahan. Baik kesalahan yang disengaja mau pun kesalahan yang tidak disengaja. Dari kesalahan kecil hingga kesalahan fatal yang dapat merugikan perusahaan. Tentu saja secara refleks seorang atasan akan menegur bawahannya, entah langsung menegur pada saat karyawan melakukan kesalahan atau sengaja menemui karyawannya secara pribadi dengan tujuan untuk menegurnya atas kesalahan yang telah dilakukan.
Ada beberapa cara menegur bawahan yang biasa dilakukan oleh atasan, mulai dari cara halus dengan menggunakan kata-kata sopan hingga membentak karyawan. Tapi sebenarnya, meski seorang bos memiliki hak untuk menegur karyawannya, ada baiknya seorang bos juga memperhatikan perasaan karyawannya sebelum memutuskan untuk menegur karyawannya.
Hal ini seandainya kesalahan yang dilakukan oleh karyawannya tidak terlalu fatal sehingga tidak begitu merugikan bagi perusahaan. Ada baiknya untuk menahan emosi dengan menegur karyawan cara halus sehingga tidak membuat karyawan merasa tersinggung dengan perlakuan atasannya.
Karena banyak sekali kasus yang terjadi akibat seorang karyawan yang sakit hati karena ditegur dengan kasar oleh atasannya berujung peristiwa yang tidak menyenangkan. Sehingga bukan hanya dapat menjaga perasaan karyawan saja, tapi tindakan bos dalam menegur karyawannya juga untuk menghindari sesuatu yang buruk yang bisa saja menimpa dirinya.
Lalu bagaimana kah, cara menegur bawahan agar tidak merasa tersinggung? Meski kesalahan yang telah dibuatnya cukup fatal dan bisa berpotensi merugikan perusahaan. Yang penting jangan selalu menggunakan emosi terlebih dahulu dalam menghadapi sesuatu.
Berikut ini cara menegur bawahan agar tidak mudah tersinggung:
Tidak Menggunakan Kata Kasar
Ada banyak sekali orang yang ketika marah akan mengeluarkan kata-kata umpatan yang berisi kata kasar sehingga tidak enak didengar. Hal ini biasa seorang bos lakukan lantaran emosi yang terhadap karyawannya sehingga membuat karyawannya merasa tersinggung karena kata-kata kasar yang dilontarkan oleh atasan ke padanya. Ingat! Meski mereka adalah karyawan atau pun bawahan anda, tapi mereka tetaplah manusia yang memiliki hati dan bisa saja tersinggung dengan perlakuan dan kata-kata kasar yang anda ucapkan ketika marah. Sehingga, ada baiknya anda meredam emosi terlebih dahulu saat melihat karyawan melakukan kesalahan yang dapat berpotensi membuat perusahaan merugi sebelum memutuskan untuk marah pada saat itu juga. Karena memaki juga bisa dianggap sebagai bentuk kekerasan, meski tidak melukai fisik tapi sangat melukai hati dan perasaan karyawan. Bagaimana pun posisi bawahan anda, mereka tetaplah manusia yang harus dihargai.
Tidak Menggunakan Kekerasan Fisik
Beberapa orang memiliki kebiasaan menyalurkan amarahnya dengan melakukan kekerasan fisik. Termasuk saat menghadapi karyawannya. Beberapa orang bahkan tidak segan-segan memberikan kekerasan fisik bagi karyawan yang dianggapnya melakukan kesalahan. Apalagi jika kesalahan tersebut sangatlah fatal dan merugikan perusahaan. Sehingga membuat sang atasan merasa kecewa dan marah besar. Untuk melampiaskan amarahnya atasan tersebut akan memukul atau melakukan kekerasan fisik terhadap bawahannya. Bukan hanya beresiko menyakiti bawahan tapi tindakan ini juga dapat dikenali huku. Karena karyawan anda tetaplah manusia yang memiliki hak sama dengan anda di mata hukum. Meski status mereka adalah sebagai bawahan anda.
Tidak Menegur Di Depan Banyak Orang
Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan oleh atasan adalah, menegur bawahan di depan banyak orang. Cara menegur bawahan dengan menegurnya di depan banyak orang dapat sangat melukai perasaan karyawan anda. Mereka akan merasa malu dan kehilangan kepercayaan diri. Lebih parahnya lagi, mereka akan kehilangan kepercayaan terhadap anda sebagai bos mereka. Karena mereka sudah merasa tidak dihargai lagi sebagai seorang karyawan apalagi manusia.
Karena menegur karyawan di depan banyak orang dapat membuat karyawan anda merasa sangat malu dan sangat tersinggung dengan perlakuan anda. Meski pun anda menegur dengan bahasa yang sopan dan tidak memakinya. Tapi dengan dilihat banyak orang dan menjadikan karyawan anda sebagai tontonan pada saat anda menegurnya dapat membuat bawahan anda merasa tersinggung dan sakit hati. Untuk itu lebih baik anda memanggil karyawan yang telah melakukan kesalahan untuk datang ke ruangan anda dan anda dapat menegurnya pada saat tidak ada seorang pun yang melihat. Untuk menjaga hati dan perasaan karyawan anda.
~oOo~
Begitulah cara menegur bawahan atau karyawan agar tidak mudah tersinggung, karena meski mereka adalah bawahan anda tapi mereka tetaplah manusia.
Jangan sungkan berbagi pandangan...